
Batang Hari (MTsN 5 Batang Hari)--– Ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) sebagai salah satu ekstrakurikuler yang bergerak dibidang kepalangmerahan berfungsi sebagai wadah pembinaan anggota remaja dengan tujuan membangun dan mengembangkan karakter anggota PMR yang berpedoman pada tribakti PMR dan prinsip kepalangmerahan untuk menjadi relawan masa depan.
Pembinaan PMR MTs Negeri 5 Batang Hari oleh tim UPTD Puskesmas Jembatan Mas (21/02) tentang Tutor Sebaya, berkaitan dengan aspek kecerdasan sosial, salah satu sikap yang juga dapat terbentuk adalah berupa kepedulian sosial yang muncul dalam kegiatan ekstrakurikuler yang nantinya akan memberikan kontribusi penting dalam memupuk kesadaran nasional.

Menjadi Tutor Sebaya yang efektif memerlukan sejumlah keterampilan. Selain memahami materi, Tutor Sebaya juga harus memiliki keterampilan interpersonal yang baik.
Kemampuan Komunikasi : Tutor Sebaya harus mampu menjelaskan konsep-konsep yang sulit dengan cara yang sederhana dan mudah dimengerti.
Kemampuan Mendengarkan: Selain berbicara, seorang Tutor Sebaya juga harus pandai mendengarkan. Ini penting agar mereka bisa memahami kesulitan atau kebingungan.
Kreativitas dalam Penyampaian Materi: Seorang Tutor Sebaya harus mampu menggunakan metode yang kreatif untuk menarik perhatian audiens.
Peran Tutor Sebaya dalam kegiatan PMR bukan hanya penting dalam perlombaan,tetapi juga sebagai keterampilan dan pengetahuan di kalangan remaja Tutor Sebaya membantu membangun rasa solidaritas,tanggung jawab, dan kemandirian, serta menciptakan suasana belajar yang saling mendukung. Keterampilan yang diajarkan melalui model pembelajaran ini yang termasuk kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerjasama yang akan sangat berharga bagi remaja dalam menghadapi tantangan masa depan.Para peserta, termasuk Anin dan Reyza, tidak hanya menjadi teladan bagi teman-temannya, tetapi juga menjadi agen perubahan yang siap menginspirasi lingkungan mereka dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan.
Erma Ratnaningrum sebagai pembina ekstrakurikuler menyampaikan bahwa materi ini terlihat sederhana tapi sesungguhnya banyak remaja yang kurang peduli dengan hal-hal sederhana di rumah mereka.
“Ekstrakurikuler PMR ini secara tidak langsung juga mengajak remaja untuk meningkatkan kepedulian sosialnya. Dalam setiap materi yang diberikan anggota PMR dilatih untuk saling bekerja sama dan saling menolong. Hal ini penting dilakukan agar remaja khususnya remaja MTs Negeri 5 Batang Hari terbiasa saling peduli dan tidak acuh pada sekitar,†Ucap Gezi Marlina, AM.Kep selaku pembina UKM MTsN 5 Batang Hari.(GM)
|
209x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...