
Pemayung------MTsN 5 Batang Hari terus menanamkan nilai religius dan kepedulian sosial kepada peserta didik melalui kegiatan rutin pembacaan Surah Yasin, Kulhu, dan Tahlil setiap Jumat pagi. Setelah rangkaian doa bersama tersebut, siswa diajarkan untuk berinfak sebagai bentuk amalan sekaligus tabungan akhirat.
Kegiatan berinfak ini dilakukan secara sukarela oleh para siswa dengan menyisihkan sebagian kecil uang jajan mereka. Hasil infak kemudian dikelola oleh madrasah untuk kegiatan sosial dan keagamaan.
Guru pembimbing, Anwar Sadat, S.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mendidik siswa agar memiliki kebiasaan gemar bersedekah sejak dini. “Kami ingin anak-anak terbiasa berbagi, karena sekecil apa pun infak yang diberikan, insya Allah bernilai ibadah dan menjadi tabungan akhirat,†ujarnya.
Kepala MTsN 5 Batang Hari, Dra.Nurhayanamengapresiasi kegiatan ini dan menekankan bahwa berinfak tidak hanya melatih keikhlasan, tetapi juga menumbuhkan rasa empati terhadap sesama. “Semoga kegiatan ini membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia dan peduli sosial,†ungkapnya.
Dengan adanya pembiasaan berinfak usai doa bersama, MTsN 5 Batang Hari berharap seluruh siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang beriman, peduli, dan senantiasa mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. (Humas)
|
30x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...