
Batang Hari ( Humas MTsN 5 Batang Hari )------Sidang Isbat penentuan 1 Zulhijjah 1446 Hijriah dimulai di Kementerian Agama (Kemenag) RI. Sidang Isbat ini dipimpin langsung oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. Pemantauan hilal dilakukan di 114 titik lokasi di seluruh Indonesia. Sidang isbat digelar dalam tiga tahap, yakni pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kemenag, sidang penetapan yang digelar secara tertutup bersama para tokoh ormas Islam dan instansi terkait, dan konferensi pers hasil sidang.
Dalam konferensi pers, Kemenag RI akan mengumumkan hasil sidang isbat (penetapan). Jika hasilnya menetapkan 1 Zulhijah 1446 H jatuh pada Rabu, 28 Mei 2025, maka Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1446 H akan jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025.
Selain sholat dan berqurban juga terdapat sejumlah amalan-amalan sunnah yang dapat diamalkan sebelum maupun sesudah sholat Idul Adha. Kesunnahan-kesunnahan ini tentu akan semakin menyempurnakan pahala dan keutamaan di hari yang suci.
Amalan pertama yang dianjurkan menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha adalah takbiran. Setiap muslim dianjurkan menghidupkan malam Idul Adha dengan mengumandangkan takbir kepada Allah SWT. Mengutip NU Online, anjuran mandi sebelum sholat Idul Adha ini termaktub dalam kitab Hasyiyah al-Bajuri jilid 1 yang ditulis oleh Syekh Ibrahim bin Muhammad bin Ahmad al-Bajuri. Dalam fasal jumah mandi-mandi yang disunnahkan, disebutkan di antaranya adalah mandi Idul Adha.
Rasulullah SAW mengenakan pakaian terbaik serta memakai wangi-wangian sebelum melaksanakan sholat Idul Adha. Dalam beberapa riwayat, disebutkan bahwa Nabi memiliki jubah yang sangat bagus yang selalu dipakai pada setiap hari raya dan hari Jumat.
Berbeda dengan sholat Idul Fitri, di mana kita dianjurkan untuk makan sebelum sholat, pada Hari Raya Idul Adha umat Islam dianjurkan untuk berpuasa (tidak makan dan minum) sebelum berangkat sholat Id. Hal ini berdasarkan hadits Nabi SAW seperti dikutip dari laman resmi Kemenag berikut,
"Nabi tidak keluar menuju lapangan di hari Idul Fitri hingga beliau makan dulu. Dan beliau tidak makan di hari Idul Adha hingga beliau selesai melaksanakan sholat." (HR. Tirmidzi)
Selanjutnya, ketika hendak berangkat ke tempat sholat baik masjid maupun lapangan maka disunahkan untuk berjalan kaki. Dalam salah satu hadits disebutkan, Rasulullah SAW sendiri tidak pernah menunggangi kendaraan atau tunggangan ketika berangkat ke tempat sholat. Tak cuma itu, kita juga dianjurkan untuk mengambil rute jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang. Hal ini juga dilakukan Rasulullah SAW.
Hari Raya merupakan hari kegembiraan bagi setiap muslim. Karena itu, umat muslim dianjurkan untuk menunjukkan keceriaan di hari tersebut.Tak lupa juga dianjurkan untuk mempererat silaturahmi dengan saling mengunjungi sanak saudara di hari bahagia ini. (GM)
|
42x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...